Jumat, 10 April 2009

Ketika Waktu Berjalan Cepat

Ketika satu itu hanya dua puluh empat
Bergerak menerjang waktu lintas ruang dan tempat
Sejenak temani siput temani awan
Merayap bergerak jumpai kesunyian

Terlupa yang disebut insan: angin sepoi
Terlupa yang diberi nama: mentari senja
Ampun melupakan karyaMu
Maaf tinggalkan buah tanganMu

Kini diri temui yang terlewati...

Berjalan menggandeng kura-kura perlahan
Terbang rendah temani kupu-kupu
Bergeser bersama gumpalan awan putih
Melayang dalam hembus angin sore

Menahan waktu tetap merayap lambat...

Terbuai dalam reuni singkat
Sejenak terlupa raga tetap di bumi
Raga yang terbiasa terluka
Terhantam waktu yang berjalan cepat

Tidak ada komentar: