Selasa, 22 September 2009

Fajar dan Senja

Tersebutlah dua saat dalam satu hari
Buah tangan Sang Khalik pada bentangan cakrawala
Tersebutlah dua nama diberikan manusia
FAJAR sang batas pagi dan SENJA sang batas sore

FAJAR,
Ketika semburat kuning menyeruak keluar
Merobek gelapnya langit malam tak berbintang
Menampakkan warna semu yang lembut

SENJA,
Ketika mentari menyentuh batas malam
Membuat langit seakan tersipu malu
Sebelum tenggelam dalam gelap langit tak berwarna

Ku pandangi setiap jengkal cakrawala
Pada dua saat lembut indah
Seakan Sang Khalik berbisik lembut
"Tenanglah anakKU, jangan takut"

Jangan takut hadapi teriknya mentari siang
Dengan segala tindak tanduk manusia di bawah matahari
Jangan takut hadapi kelamnya malam
Dengan segala misteri yang menanti di bawah purnama

Tidak ada komentar: