Rabu, 11 April 2012

Hold My Hand


Saat kita bertemu di batas senja
Risau dan gundah tersirat di wajahmu
Takutkah engkau akan datangnya malam?
Takutkah bersua dengan gelap kelam?

Mari genggamlah tanganku
Ku ajak kau menari di lautan bintang
Ku temani kau melintasi sinar rembulan
Menembus langit malam gelap kelam

Sang Khalik tersenyum padamu
Ia bersukacita ketika kau bersukacita
Ia selalu mengasihimu apapun keadaanmu
Meskipun seringkali kau melupakanNya

Tak pernah Tuhan tinggalkanmu dalam kegelapan yang menakutkan
Tak pernah Tuhan biarkan dirimu tersiksa dalam kekelaman
CahayaNya terang selalu ada untukmu
Menyinari gelap hidupmu bagai terang rembulan
Berkelap-kelip menyibakkan kelam hidupmu bagai bintang-bintang

Mari genggamlah tanganku
Ku ajak kau menanti apa yang kusebut fajar
Ku temani kau menyambut mentari pagi
Membuka hari cerah tanpa gelap kelam
Dan bersyukur pada Sang Khalik setiap waktu!

“You just call out my name..
And you know whereever I am..
I’ll come runnin’ to see you again..”

“Winter, spring, summer, and fall..
All you have to do is call..
And I’ll be there, yes I will..

You’ve got a friend..!”
 ==============================================
-Christnadi, 2009

Tidak ada komentar: