Rabu, 08 Januari 2014

cinta untuk dirinya


diam-diam mencari
tiada gentar membisu dalam kesunyian
bayang-bayang sunyi selalu menusuk
relung hati tak dapat berhenti berkomentar

sisi demi sisi selalu ku lihat jeli
berharap sang empunya menyadarinya
berhati-hati membalik setiap lembar
berharap hati takkan terluka

sunyi membuat kantuk semua insan
tak urung juga hati mulai terdiam
menerima semua keadaan
yang tak pernah berakhir untuk sakit

satu mata melihat
satu pikiran berusaha menyatu
satu jiwa meremukkan nafsu
hati melenyapkan sakit

cahaya berikanku jawab
akankah cinta memberi jalan
entah mendaki atau menurun
bawa aku dekat padanya

jantung terus berdetak
nafas menghembus
hati berteriak lantang
menyuarakan kesesakan dari dalam

mengapa cinta?
mengapa dirinya?
temui bayangnya di batas senja
berharap nyata hadir dalam realita

dan aku terdiam
satu mata melihat
satu pikiran berusaha menyatu
satu jiwa meremukkan nafsu
satu cinta..

biarkan aku mencintainya
dalam hati yang terluka
dalam sesak yang menghimpit
karena cinta tidak menghindar
ia tidak lari!
ia menjumpai arti mengungkap makna
memberi rasa pada kepedihan
menuntun langkah melalui duri dan kerikil

dan aku melangkah
dan aku mencinta
dan dia..

dia..
dia yang kucari
dia yang kutemukan
jangan pergi dariku.

===========================================
-Puisi kolaborasi Christnadi P. Hendartha dan Inggriani P. Sendjaja, Januari 2014

Tidak ada komentar: